Rabu, 16 Mei 2012

RUMAH BERGAYA "MODERN TROPIS" VOL.2

Proyek      : Konsep Desain Rumah Pribadi Saya
Lokasi      : Di Desa Kadisono Wetan, Tempel, Sleman, DIY
Data Proyek : Luas Bangunan + 400 m2 (2 Lt), Luas lahan + 576 m2
Status      : Satu alternatif yang belum final,.....hehehe

Masih mengupas tema style modern tropis pada bangunan, di sini saya posting sebuah karya saya yang kebetulan adalah calon rumah tinggal saya di tempel, sleman, DIY. Jujur untuk kali pertama saya menyelesaikan sketsanya, sangat terasa influen dari desain saya pada waktu membuatkan konsep desain untuk rumah bapak Didik boshe. Entah apa yang membuat demikian, tetapi saya ingat bener ketika membuatkan desain rumah bapak yang satu ini beberapa tahun yang lalu, saya sempat membayangkan bahwa saya juga punya impian tersendiri dengan seketsanya. Alhasil tanpa saya sadari tercipta pola yang mirip secara karakter tetapi tidak sepenuhnya sama.

Selasa, 15 Mei 2012

RUMAH BERGAYA "MODERN TROPIS"

Proyek  : DED Rumah Tinggal 1 Lantai
Klien   : Bapak Didik
          Tangan Kanan Bpk. Eko owner Boshe Night Club, 
          Jogja-Denpasar
Lokasi  : Jombor, Sleman, Jogjakarta
Tahun   : 2009 (Final Konstruksi Mei 2010)

Rumah ini saya desain dengan konsep style modern tropis sesuai dengan tema yang ingin diangkat oleh sang empu rumah. Sejalan dengan karakter dan kepribadian bapak didik yang tenang dan kalem, maka disini saya memainkan corak warna-warna yang cerah dan lembut pada kulit bangunan seperti kombinasi warna putih dan coklat muda. Pun demikian agar tidak monoton saya bermain sentuhan material alam (batu candi) pada bidang tertentu sebagai aksen dalam komposisi fasadnya. Disisi lain penggunaan plafond dengan sentuhan motif kayu dari bahan woodplank dengan finishing woodstein coat, saya ditujukan untuk memberi nuansa alami sehingga mampu memberi kesan hangat dan menerima (wellcome) bagi para tamu rumah. Hal ini sesuai dengan kebiasaan pemilik yang gemar menerima tamu dalam rumahnya. Dengan demikian karakter bangunan rumah dapat selaras dengan jiwa dan kepribadian Bapak Didik selaku pemiliknya.
 
Demikian sedikit artikel saya yang kali ini mengupas tentang desain rumah keluarga Bapak Didik "Boshe". Semoga tetap dapat menginspirasi kita semua, amin....hehehe.....

Salam hangat dari saya : Sigit Wijiono, Ph.D (Puancen Hebring Desaine......hehehe keep smile karena senyum itu ibadah....hahahaha).










Sabtu, 12 Mei 2012

CONTEMPORARY ARCHITECTURE


Baru-baru ini, majalah SKALA+ vol. 07.1, sebuah majalah arsitektur memuat artikel yang menarik tentang arsitektur dan Contemporary design. Dengan benang merah yang ada, saya kutip tulisan dalam artikel tersebut sehingga dapat saya jadikan pengantar yang baik untuk artikel saya yang satu ini.

Contemporary Design

Contemporary design, atau desain kontemporer bisa diartikan sebagai desain pada masa kini yang tidak mengacu pada desain klasik di masa terdahulu. Istilah kontemporer dapat diimplementasikan di berbagai media, khususnya pada bidang seni. Contemporary art  atau seni kontemporer, yang lahir setelah era seni modern, sangat mewakili kekinian dalam konsep dan produk akhirnya. Seniman, arsitek atau praktisi lain di bidang seni menuangkan ide dan konsep kekinian dalam karya-karya mereka, menggabungkan antara idealisme dan tren yang diyakini. Secara periode yang membedakannya dari modern art ataupun post modern art adalah pada era kelahirannya. Seni modern lahir di awal tahun 1900 (masa perang dunia I), seni pasca modern lahir setelah tahun 1950. Sedangkan contemporary art  atau seni kontemporer, merupakan seni yang karya-karyanya lahir setelah tahun 1970.

Dalam bidang arsitektur, arsitektur kontemporer sangat dipengaruhi oleh arsitektur modern. Yang mana produk-produk arsitektur kontemporer sangat mewakili kekinian dalam gaya, langgam, maupun tren-tren globalisasi, seperti arsitektur ramah lingkungan. Dengan kata lain bisa dikatakan sebagai arsitektur anti-vernakular, dengan memaksimalkan penggunaan material-meterial baru non lokal secara aspiratif, inovatif dan beresiko tinggi. Di satu sisi aliran ini sangat mengedepankan penggunaan teknologi dan geometri yang merupakan tren saat ini. Adapun para pelopor kontemporer yang berkontribusi aktif dalam bidang arsitektur diantaranya adalah Frank Gehry, Moshe Safdie, rem Koolhaas, hingga Zaha Hadid, dls.